Mari kita kupas satu per satu, agar nalar berfikir kita dapat mencerna dengan baik.
- Benahi System Pendidikan Nasional
- Bangun Kekuatan Ekonomi Rakyat
- Indoensia menjadi MURCUSUAR dunia
Salah satu tujuan bernegara yang tertuang dalam UUD 1945 adalah Mencerdaskan kehidupan Bangsa dan Negara. Hal ini semestinya harus terejawantahkan pada cita-cita pendidikan nasional yakni "Membangun Manusia Indonesia Yang Seutuhnya".
Seperti apa kira-kira wujud-wujud manusia Indonesia yang seutuhnya tersebut? Manusia-manusia Indonesia yang seutuhnya adalah manusia-manusia Indoensia yang paham akan jati dirinya, jati diri bangsanya dan paham akan jati diri budaya-nya.
Ketika Visi Pendidikan Nasional ini sudah dapat di sepakati maka siapapun menteri pendidikannya kedepan dapat dipastikan tidak akan gonta ganti kurikulum, yang menyebabkan para stakeholder pendidikan mengalami kebingungan dalam menjalankan kurikulum pendidikan nasional. Sebab Grand Design tentang Membangun Manusia Indonesia yang seutuhnya hanya ada pada tiga pilar, yaitu :
- Manusia Indonesia yang paham akan Jati Dirinya.
- Manusia Indonesia yang paham akan Jati Diri Bangsanya.
- Manusia Indonesia yang paham akan Jati Diri Budayanya.
Ketiga Pilar inilah desain output utama atas sebuah system pendidikan nasional yang bernama Negara Kesatuan Republik Indonesia. Manusia-manusia yang sudah paham dan sudah menemukan Jati Dirinya, Jati Diri Bangsanya dan Jati Diri Budayanya inilah yang akan menjadi pemenang dalam ketatnya persaingan global.
Grand Design Visi Pendidikan Nasional inilah yang harus di terjemahkan kedalam kurikulum baik ditingkat terbawah, PAUD, TK, SD, SMP, SMU hingga KULIAH. Butuh waktu minimal 50 tahun alias satu generasi untuk menata Sumebr Daya Manusia Indonesia menuju Indonesia Gemilang.
Supporting dana pendidikan sebesar 20-% dari APBN naikan menjadi 25%. Terbagi untuk ; 15% untuk pendidikan dan 10% untuk pengembangan riset dan teknology. Mengapa pengembangan riset dan teknologi perlu di topang dengan dana 10% dari APBN ? sebab anak-anak bangsa sejatinya cerdas dan memiliki kemampuan yang minimal sepadan dengan orang - orang pintar di luar negeri sana. Jika ruang kreatifitasnya diapreiasi dan diberi kesempatan untuk berekpresi dan beraktualisasi. Bukan hanya Handphone dan OS Smart Phone saja yang dapat di ciptakan, tetapi Kendaraan sepeda motor, mobil, pesawat umum maupun peralatan tempur dll dapat secara canggih tercipta sendiri dari kreatifitas anak-anak bangsa.
Sebab tidak diberi ruang, apalagi di apresiasi serta tidak diberi pendanaan. Maka selama ini pula tidak pernah tercipa karya-karya kebaruan yang bersifat teknologi dan lain-lain dari para kreator generasi bangsa. Selain karya-karya kamuflase politis yang ambigu dan absurd.
Untuk apa kita menjadikan peserta didik menguasai teknology? ahli matematika? Ahli ekonom, Ahli kedokteran dll, tetapi ia lupa dengan jati dirinya, jati diri bangsa dan budayanya. Ujungnya boro-boro memberantas korupsi dan kolusi, mengurangi korupsi dan kolusi saja sepertinya tak berdaya. Hampir 90 tahun kita merdeka dan 27 tahun kita reformasi tetap saja kita mewarisi segudang masalah yang terus menumpuk dan tak terselesaikan. Ini adalah realita dan fakta bung!
BANGUN KEKUATAN EKONOMI RAKYAT
Kekuatan sendi ekonomi suatu bangsa terletak pada ekonomi rakyat. Terutama kaum petani, buruh dan nelayan. Memastikan bahwa para kaum petani, buruh dan nelayan berkecukupan secara ekonomi. Yakni ; cukup akan sandang, pangan lan papan adalah amanah undang - undang yang harus dijalankan tanpa terkecuali.
Rp. 400.000.000.000.000,- (empat ratus trilyun) dibagi jumlah desa dan kelurahan seIndonesia yakni ; 83.763 Desa dan Kleurahan. Masing - masing desa dan kelurahan bisa mendapatkan dana sebensar Rp. 4.7 Milyar lebih / Tahun.
Jika Dana Rp. 4,7 Milyar atau minimal tambahan Rp. 2 Milyar saja per desa dan kelurahan / tahun, seIndonesia, atau sekitar Rp. 200 Trilyun saja dari APBAN, di support penuh untuk membangun KETAHANAN PANGAN khusus untuk kaum petani, buruh dan nelayan. Saya yaqin dalam kurun waktu maksimal 5 tahun, Ekonomi bangsa ini akan bangkit dan melejit. Bukan dihamburkan untuk makan siang bergizi gratis yang ujungnya rakyat kecil baik petani, buruh dan nelayan tetap saja tidak bisa pegang duit untuk hidup dan kehidupannya.
INDONESIA MURCUSUAR DUNIA
Indonesia Murcusuar Dunia adalah sebuah Impian yang bakal mawujud ketika sendi kekuatan ekonomi rakyat menjadi fokus pertama dan revolusi system pendidikan nasional menjadi fokus utama. Mengapa ini bisa menjadi sebuah keyakinan penuh? Sebab leluhur Nusantara telah membuktikan akan sejarah tersebut.
Candi Borobudur, Candi Prambanan, Situs Padang, Situs Muara Jambi adalah saksi hidup atas kedahsyatan leluhur Nusantara. 25.000 - 10.000 SM, Nusantara telah tertata begitu apik dan dahsyat. Tatanana kehidupan sosial dengan hukum yang tak pandang bulu, System pendidikan yang berkarakter dan di akui dunia, spiritual yang membumi sekaligus melangit dan tatanan ekonomi yang benar-benar mensejahterakan kehidupan masyarakat, tidak ada jarak yang terlampau jauh antara si kaya dengan si miskin, dan system kesehatan yang memadai dan terjangkau bagi masyarakat. Seperti inilah sebenarnya cita-cita besar para leluhur pendiri bangsa. Apakah kita semua bisa meujudkannya kedepan?
"Gemah Ripah Loh Jinawi, Ayem Tentrem Karta Raharja"
Saatnya membangun Kesadara Diri dan Membangun Kesadaran Berbangsa dan Bernegara untuk Ibu Pertiwi. Memayu Hayuning Bawono, Hambrasto Dhur Hangkoro - Suro Diro Joyo Ningrat, Lebur Dhaneng Pangestuti. Rahayu - Rahyu - Rahayu Sagung Dhumadhi.
Together we learn, we rise, we serve with love
Pendiri Vnation Class
Wahono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar